Skip to main content

Al Umm Madrosatul Ulaa

                    Ganti menteri ganti kurikulum” begitu kira-kira adagium yang melekat dalam benak masyarakat ketika dihadapkan dengan pergantian menteri, khususnya menteri pendidikan. Kurang lebih sudah lima bulan Anies Baswedan lengser dari jabatannya (27 Juli 2016) sebagai Mendikbud yang kemudian digantikan dengan Muhajir Effendy, mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang, Jawa Timur.  Bukan tanpa alasan jika mendikbud baru menggagas sistem FDS. Menurutnya, penerapan sistem FDS diharapkan bisa membangun karakter siswa dengan memberikan program tambahan di sekolah. Ketika orangtua sibuk dengan pekerjaanya, alangkah baiknya anak berada di sekolah dibawah bimbingan guru, dari pada sendiri di rumah sangat riskan bagi pertumbuhan sikap dan perilaku anak. Anak tanpa pengawasan orangtua cenderung liar dan mudah berperilaku negatif. Begitu kira-kira pandanganMuhajir Efendy dengan FDS-nya...

contoh

 
RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN MADRASAH  ( RKAM ) 
TAHUN PELAJARAN 2015/2016
Nama Madrasah F-BOS-K1
Desa/Kecamatan
Kapupaten  
Provinsi : Jawa Timur
Sumber dana   Penggunaan Dana 
No No Kode Uraian Jumlah No No Kode   Uraian Jumlah
I 1 Sisa Tahun lalu            
II 2 Rutin   1 Program Madrasah (Bos APBN)      
  2.1 Gaji PNS     1.1 Pengembangan Komp.Lulusan                        -
  2.2 Gaji PTT     1.2 Pengembangan Standar isi             900,000
  2.3 Belanja Barang dan Jasa     1.3 Pengembangan Standar Proses           4,600,000
  2.4 Belanja Pemeliharaan     1.4 Pengembangan  Pendidik dan Tenaga Kependidikan           6,800,000
  2.5 Belanja lain-lain     1.5 Pengembangan Sarana dan Prasarana Madrasah         17,100,000
III 3 Bantuan Operasional Sekolah     1.6 Pengembangan standar pengelolaan                        -
  3.1 Bos Pusat (APBN)    71,000,000   1.7 Pengembanganstandar pembiayaan         28,000,000
  3.2 Bos Kabupaten (APBD)    34,200,000   1.8 Pengmbangan dan implmentasi sistem Penilaian         13,600,000
IV 4 Bantuan             
  4.1 Dana dekonsentrasi       Jumlah       71,000,000
  4.2 Dana tugas pembantuan   2 Program Madrasah (Bos APBD)      
  4.3 Dana alokasi khusus     1.1 Pengembangan Komp.Lulusan           4,500,000
  4.4 Lain-lain (Dana luar negeri/hibah)     1.2 Pengembangan Standar isi             600,000
  Jumlah   105,200,000   1.3 Pengembangan Standar Proses         11,500,000
V 5 Pendapatan Asli Madrasah     1.4 Pengembangan  Pendidik dan Tenaga Kependidikan           3,900,000
  5.1 Kantin     1.5 Pengembangan Sarana dan Prasarana Madrasah           7,500,000
  5.2 Koperasi Sekolah     1.6 Pengembangan standar pengelolaan           2,000,000
  5.3 ..............................     1.7 Pengembanganstandar pembiayaan           1,000,000
  5.4 Lain-lain     1.8 Pengmbangan dan implmentasi sistem Penilaian           3,200,000
              Jumlah       34,200,000
        3 Penggunaan Dana lainnya      
          2.1. Belanja …….    
                 
          2.2. Belanja.............    
          2.3. Belanja.............    
          2.4. Belanja.............    
            Jumlah  
                 
  Jumlah                 -            
  Jumlah Penerimaan   105,200,000     Jumlah Pengeluaran     105,200,000
Mengetahui ,............Januari 2016
Ketua Yayasan Ketua Komite Madrasah Kepala Madrasah
----------------------------------- -----------------------------------

Comments

Popular posts from this blog

KONSEP PENDEKATAN SCIENTIFIC K13

Kriteria 1. Materi pembelajaran berbasis pada fakta atau fenomena yang dapat dijelaskan dengan logika atau penalaran tertentu; bukan sebatas kira-kira, khayalan, legenda, atau dongeng semata. 2. Penjelasan guru, respon siswa, dan interaksi edukatif guru- siswa terbebas dari prasangka yang serta-merta, pemikiran subjektif, atau penalaran yang menyimpang dari alur berpikir logis. 3. Mendorong dan menginspirasi siswa berpikir secara kritis, analistis, dan tepat dalam mengidentifikasi, memahami, memecahkan masalah, dan mengaplikasikan materi pembelajaran. 4. Mendorong dan menginspirasi siswa mampu berpikir hipotetik dalam melihat perbedaan, kesamaan, dan tautan satu sama lain dari materi pembelajaran. 5. Mendorong dan menginspirasi siswa mampu memahami, menerapkan, dan mengembangkan pola berpikir yang rasional dan objektif dalam merespon materi pembelajaran. 6. Berbasis pada konsep, teori, dan fakta empiris yang dapat dipertanggungjawabkan. 7. Tujuan pembelajaran dirumuskan secara sederhan...

JUARA 2 KSM MATEMATIKA TINGKAT KECAMATAN, DI GEMPOL KURUNG 31 MARET 2016