Skip to main content

Al Umm Madrosatul Ulaa

                    Ganti menteri ganti kurikulum” begitu kira-kira adagium yang melekat dalam benak masyarakat ketika dihadapkan dengan pergantian menteri, khususnya menteri pendidikan. Kurang lebih sudah lima bulan Anies Baswedan lengser dari jabatannya (27 Juli 2016) sebagai Mendikbud yang kemudian digantikan dengan Muhajir Effendy, mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang, Jawa Timur.  Bukan tanpa alasan jika mendikbud baru menggagas sistem FDS. Menurutnya, penerapan sistem FDS diharapkan bisa membangun karakter siswa dengan memberikan program tambahan di sekolah. Ketika orangtua sibuk dengan pekerjaanya, alangkah baiknya anak berada di sekolah dibawah bimbingan guru, dari pada sendiri di rumah sangat riskan bagi pertumbuhan sikap dan perilaku anak. Anak tanpa pengawasan orangtua cenderung liar dan mudah berperilaku negatif. Begitu kira-kira pandanganMuhajir Efendy dengan FDS-nya...
                                                       PETUNJUK TEKNIS LOMBA OLIMPIADE TIK
KABUPATEN GRESIK TAHUN 2015

A. LATAR BELAKANG
Teknologi  Informasi  dan  Komunikasi    (TIK)  merupakan  gabungan berbagai perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan untuk menghasilkan informasi bagi para penggunanya. Perangkat  keras  yang  diperlukan  meliputi  perangkat  komputer ,perangkat komunikasi, perangkat presentasi, dan berbagai alat bantu atau media yang biasa memudahkan penyampaian informasi. Perangkat lunak juga merupakan kumpulan berbagai program yang memungkinkan   semua   perangkat   saling   bekerja-sama   untuk menghasilkan informasi. Informasi yang dihasilkan oleh TIK dapat berupa informasi   positif maupun negatif. Dalam penerapan teknologi menurut ajaran agama manapun harus  disertai  dengan  iman  dan  dapat  menjaga  eksistensi  agama  dari  rongrongan dan gangguan pihak lain. Dan kita semua harus bisa untuk menanggulangi dampak negatif yang timbul dari teknologi itu sendiri. Salah  satu  upaya  penanggulangan  dampak  negatif  yaitu  melalui Pemanfaatan TIK dalam  Pembelajaran di sekolah. Pemanfaatan TIK dalam media Pembelajaran, merupakan tuntutan  jaman yang telah tertuang dalam UU Nomor 14 tahun 2005 ttg Guru & Dosen. Pasal  14  ttg  Hak  &  Kewajiban  :  (1)  Dalam  melaksanakan  tugas keprofesionalan, guru berhak: d. Memperoleh kesempatan untuk   meningkatkan            kompetensi; e.memperoleh    dan    memanfaatkan    sarana    dan    prasarana  pembelajaran untuk menunjang kelancaran tugas  keprofesionalan; j.memperoleh       kesempatan       untuk       mengembangkan      dan meningkatkan kualifikasi akademik dan   kompetensi;   dan/atau   k.  memperoleh pelatihan dan pengembangan profesi dalam bidangnya.

B. DASAR
Renja Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik tahun 2015; DPA-SKPD  Dinas  Pendidikan,  Kegiatan :  Pengembangan  Mutu  Pendidik  dan Tenaga       Kependidikan       berbasis       Teknologi   Informasi       ;
1.01.1.01.01.20.16. Surat   Kepala   Dinas   Pendidikan   Provinsi   Jawa   Timur   Nomor : 893.3/6486/103.08/2015    tanggal    16    Oktober     2015    tentang Penyelenggaraan Lomba Olimpiade TIK.

  
C. TUJUAN.
-  Meningkatkan  kemampuan  guru  dan  Siswa  dalam  mengelola media pembalajaran berbasis TIK.
-  Mempersiapkan  Kontingen  Kabupaten  Gresik  mengikuti  Lomba Olimpiade TIK Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2015. 

NO
JENIS LOMBA
KLASIFIKASI
PESERTA
A
MANUAL


1
Lomba Menggambar MS.Paint SD
Siswa
1 Org
2
Lomba Game Edukasi Siswa SD, SMP, SMA
Siswa
3 Org
3
Lomba Editing Vidio SMK
Siswa
1 Org
4
Lomba Design Poster SMA/K
Siswa
1 Org
5
Lomba Penyiar Radio SMA/K
Siswa
1 Org
6
Lomba WEB/Blog Guru SD, SMP, SMA
Guru
3 Org
B
ONLINE


 7
Lomba Penulisan Esai Siswa SMA/K
Siswa
1 Org
Lomba Pembuatan Vidio Pembelajaran Guru
SD,SMP,SMA
Guru
3 Org















Comments

Popular posts from this blog

KONSEP PENDEKATAN SCIENTIFIC K13

Kriteria 1. Materi pembelajaran berbasis pada fakta atau fenomena yang dapat dijelaskan dengan logika atau penalaran tertentu; bukan sebatas kira-kira, khayalan, legenda, atau dongeng semata. 2. Penjelasan guru, respon siswa, dan interaksi edukatif guru- siswa terbebas dari prasangka yang serta-merta, pemikiran subjektif, atau penalaran yang menyimpang dari alur berpikir logis. 3. Mendorong dan menginspirasi siswa berpikir secara kritis, analistis, dan tepat dalam mengidentifikasi, memahami, memecahkan masalah, dan mengaplikasikan materi pembelajaran. 4. Mendorong dan menginspirasi siswa mampu berpikir hipotetik dalam melihat perbedaan, kesamaan, dan tautan satu sama lain dari materi pembelajaran. 5. Mendorong dan menginspirasi siswa mampu memahami, menerapkan, dan mengembangkan pola berpikir yang rasional dan objektif dalam merespon materi pembelajaran. 6. Berbasis pada konsep, teori, dan fakta empiris yang dapat dipertanggungjawabkan. 7. Tujuan pembelajaran dirumuskan secara sederhan...

JUARA 2 KSM MATEMATIKA TINGKAT KECAMATAN, DI GEMPOL KURUNG 31 MARET 2016

Format Supervisi Pendidikan Bidang Akademik KTSP dan K-13

Supervisi akademik merupakan upaya membantu guru-guru mengembangkan kemampuannya mencapai tujuan pembelajaran. Dengan demikian, berarti, esensi supervisi akademik itu sama sekali bukan menilai unjuk kerja guru dalam mengelola proses pembelajaran, melainkan membantu guru mengem- bangkan kemampuan profesionalismenya. Format Supervisi Akademik KTSP dan K-13 - Glickman (1981), mendefinisikan supervisi akademik adalah serangkaian kegiatan untuk membantu guru mengembangkan kemampuannya mengelola proses pembelajaran demi pencapaian tujuan pembelajaran.   Sementara itu,  Daresh (1989) menyebutkan bahwa supervisi akademik merupakan upaya membantu guru-guru mengembangkan kemampuannya mencapai tujuan pembelajaran. Secara bahasa, kata supervisi berasal dari bahasa Inggris supervision yang berarti pengawasan (Tim, 2001 a : 84). Kata ini berasal dari dua kata super dan vision yang berarti melihat dengan teliti pekerjaan secara keseluruhan (Thaib, 2005 : 2). Sedang menurut istilah, peng...